Menu Close

Khidmat

Pelajaran “Hukum Pergaulan dan Pendidikan Anak” Kelas Ummahat MKS memasuki materi kaidah pertama, “Pondasi bagi Perempuan Adalah Ibu dan Pengatur Rumah, Ia Adalah Kehormatan yang Wajib Dijaga”, الأصل في المرأة أنها أم وربة بيت، وهي عرض يجب أن يصان.

Dalil pertama (sebagai ibu) sudah dibahas. Mencakup hukum menikah, kehamilan dan kelahiran, persusuan dan pengasuhan.

Hari ini (14/6) memasuki dalil kedua, perempuan adalah pengatur rumah. Mencakup dalil larangan keluar rumah tanpa izin suami (termasuk larangan puasa sunnah tanpa izin suami) dan pelayanan istri di rumah.

Salah satu dalil tentang khidmat (pelayanan istri) adalah penetapan Rasulullah bahwa Fathimah khidmat di rumah dan Ali bin Abi Thalib melakukan aktivitas luar rumah (hadits riwayat Ibnu Abi Syaibah),

أن النبي صلى الله عليه وسلم «قضى على ابنته فاطمة بخدمة البيت. وعلى علي ما كان خارج البيت» أخرجه ابن أبي شيبة عن ضمرة بن حبيب

Pada sanad haditsnya ada catatan, namun maknanya dikuatkan dengan hadits riwayat Ahmad dalam Musnadnya.

Demikian juga apa yang Rasulullah perintahkan kepada istri-istrinya. Ada sebuah hadits dari Aisyah ummil mukminin bahwa Rasul meminta pelayanan dari istrinya seperti minta diambilkan perkakas dan meminta mengasahnya (hadits riwayat Ahmad). Dalam riwayat lain, Nabi meminta istrinya mengambilkan makanan dan minuman.

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: «يَا عَائِشَةُ هَلُمِّي الْمُدْيَةَ، ثُمَّ قَالَ اشْحَذِيهَا بِحَجَرٍ فَفَعَلَتْ» وأخرج أحمد بإسناد صحيح عن يعيش بن طَخْفَة بن قيس الغِفَاري قال كان أبي من أصحاب الصفة.. إلى أن قال «فَانْطَلَقْنَا مَعَهُ إِلَى بَيْتِ عَائِشَةَ، فَقَالَ: يَا عَائِشَةُ، أَطْعِمِينَا… ثُمَّ قَالَ: يَا عَائِشَةُ، اسقِينَا».

Makna “ashl” sendiri adalah “ma yubna alaihi ghairuhu”, suatu yang dibangun di atasnya sesuatu yang lain. Artinya semua hal dibangun di atas pondasi tersebut.

Adapun kaitan khidmat dengan kewajiban nafkah suami bahasannya bersambung…

.

YRT

Scroll Up