Yuana Ryan Tresna

IDULFITRI DAN MAKNA KEMENANGAN

Pendahuluan Sepanjang Ramadhan tahun 1443 H berbagai ketidakadilan yang menimpa umat Islam masih terjadi. Bahkan berbagai kebijakan yang memberatkan rakyat datang silih berganti. Di luar negeri, kaki-kaki kotor tentara Israel menodai kehormatan Masjid Al-Aqsha yang diberkahi. Kita menjalankan ibadah Ramadhan masih dalam suasana sesak karena dihimpit oleh berbagai macam kezhaliman. Lantas bagaimana kita memaknai kemenangan […]

IDULFITRI DAN MAKNA KEMENANGAN Read More »

Inspirasi Hadis “Dua Junnah”

  SYARAH HADIS – Pembahasan terkait dengan imamah atau Khilafah tersebar dalam banyak hadis Nabi dan ratusan kitab para ulama ahlus sunnah wal jama’ah. Setelah memeriksa kitab-kitab hadis, kata “junnah” ternyata hanya digunakan pada dua hal: puasa dan pemimpin. Ini sangat menarik. Puasa adalah Perisai Puasa adalah ibadah yang istimewa karena memiliki banyak keutamaan. Di

Inspirasi Hadis “Dua Junnah” Read More »

Pelajaran Perang Badar Kubra

Pelajaran Perang Badar Kubra Pada 17 Ramadhan 1443 H, Masjid Al Azhar mengadakan Ihtifal Bighazwah Badr al-Kubra, yaitu satu acara dalam rangka memperingati momen Perang Badar Kubra. Salah satu muhadhir dalam acara tersebut adalah al-\’Allamah al-Muhaddits Prof. Dr. Ahmad Ma\’bid Abdul Karim hafizhahullahu. Dalam penjelasannya, beliau menjelaskan bahwa diantara pelajaran penting dari Perang Badar adalah:

Pelajaran Perang Badar Kubra Read More »

Refleksi Nishfu Sya\’ban: Momen Meningkatkan Ketaatan dan Menyudahi Permusuhan

Pada bulan Sya\’ban terdapat malam Nishfu Sya’ban (pertengahan bulan Sya’ban). Nabi Shallallahu \’Alaihi wa Sallam pun memuliakannya, sebagaimana disebutkan dalam sabda-Nya: يُطَلِّعُ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى إِلَى خَلْقِهِ لَيْلَةَ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ فَيَغْفِرُ لِجَمِيْعِ خَلْقِهِ إلاَّ لمُشْرِكٍ أَوْ مُشَاحِنٍ “Allah Tabaraka wa Ta’ala memperhatikan makhluk-Nya di malam Nishfu Sya’ban, kemudian mengampuni semua dosa makhluk-Nya, kecuali orang

Refleksi Nishfu Sya\’ban: Momen Meningkatkan Ketaatan dan Menyudahi Permusuhan Read More »

TAJDID AL-DIN VERSUS MODERNISASI AGAMA

Pendahuluan Belakangan ini, ramai diarusutamakan gagasan moderasi agama. Sebuah gagasan beragama secara moderat. Jauh sebelum itu, dipromosikan juga gagasan modernisasi agama, yaitu gagasan beragama secara modern. Agama (Islam) harus adaptif dengan tatanan dunia global yang metropolitan. Cara berislam yang bersikeras berpegang teguh pada ajaran Islam, menginginkan tegaknya sistem Islam, dan menolak budaya Barat, dianggap kuno

TAJDID AL-DIN VERSUS MODERNISASI AGAMA Read More »

MEMPELAJARI TSAQAFAH ISLAM HARUS MENDALAM

Definisi dan Cakupan Tsaqafah Islam Tsaqafah Islam adalah berbagai pengetahuan (ma’arif) dimana keberadaan akidah Islam adalah sebab (asas) dalam pembahasannya. Pengetahuan tersebut bisa mengandung topik akidah Islam, seperti ilmu tauhid; bisa juga berupa pengetahuan yang berpijak pada akidah Islam, seperti fikih, tafsir dan hadits; dan bisa juga berupa pengetahuan yang terkait dengan pemahaman yang terpancar

MEMPELAJARI TSAQAFAH ISLAM HARUS MENDALAM Read More »

TALAK BID’I, BOLEHKAH DIULANG?

TALAK BID’I, BOLEHKAH DIULANG? Soal: Ustaz, apa yang dimaksud dengan talak bid’i, apakah sah talaknya, dan apakah bisa diulang? (Hamba Allah, Bandung) Jawab: Talak atau perceraian adalah terlepasnya ikatan perkawinan antara suami-istri, baik karena ungkapan talak sang suami, ungkapan tak disadarinya, maupun karena gugatan sang istri melalui pengadilan. Meski bukan perkara yang haram, namun perceraian

TALAK BID’I, BOLEHKAH DIULANG? Read More »

Seandainya Matahari Diletakkan di Tangan Kananku dan Rembulan di Tangan Kiriku

Penjelasan Singkat Hadits \”Seandainya Matahari Diletakan di Tangan Kananku dan Rembulan di Tangan Kiriku\” Mari kita perhatikan matan hadits dan sanadnya sebagai berikut, قَالَ ابْنُ إِسْحَاقَ : فَحَدَّثَنِي يَعْقُوبُ بْنُ عُتْبَةَ بْنِ الْمُغَيرَةَ بْنِ الأَخْنَسِ ، أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّ قُرَيْشًا حِينَ قَالَتْ لأَبِي طَالِبٍ هَذِهِ الْمَقَالَةَ ، بَعَثَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Seandainya Matahari Diletakkan di Tangan Kananku dan Rembulan di Tangan Kiriku Read More »

MEMBANDINGKAN KITAB FIQH BULUGH AL-MARAM DENGAN KITAB SYARAH PENDAHULUNYA

Kitab Fiqh Bulugh al-Maram akhir-akhir ini banyak dicari sebagai syarahan atas Bulugh al-Maram karya al-Hafizh Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah ta’ala. Kenapa banyak dicari? Alasan paling kuat adalah karena kitab ini disusun berdasarkan fikih Madzhab Syafi’i. Memang unik untuk Bulugh al-Maram ini, dimana kita sulit mendapatkan syarahan dalam fikih Madzhab Syafi’i. Padahal al-Hafizh Ibnu Hajar sendiri

MEMBANDINGKAN KITAB FIQH BULUGH AL-MARAM DENGAN KITAB SYARAH PENDAHULUNYA Read More »